3. Program Evaluation and Review Technique
PERT merupakan metode analisis jaringan kerja yang digunakan ketika durasi aktivitas mengandung ketidakpastian. Berbeda dari CPM yang biasanya menggunakan satu estimasi durasi, PERT menggunakan tiga perkiraan waktu:
- Waktu optimistis (optimistic time/a): durasi tercepat apabila kondisi sangat mendukung.
- Waktu paling mungkin (most likely time/m): durasi yang paling realistis dalam kondisi normal.
- Waktu pesimistis (pessimistic time/b): durasi terlama apabila terjadi hambatan yang relevan.
Durasi harapan suatu aktivitas dihitung dengan rumus:
te=a+4m+b6t_e = \frac{a + 4m + b}{6}te=6a+4m+b
dengan:
te=waktu harapan,a=waktu optimistis,m=waktu paling mungkin,b=waktu pesimistist_e = \text{waktu harapan}, \quad a = \text{waktu optimistis}, \quad m = \text{waktu paling mungkin}, \quad b = \text{waktu pesimistis}te=waktu harapan,a=waktu optimistis,m=waktu paling mungkin,b=waktu pesimistis
PERT relevan pada proyek yang memiliki tingkat ketidakpastian tinggi, seperti proyek dengan desain belum sepenuhnya matang, pekerjaan pada kondisi cuaca ekstrem, proyek inovatif, atau proyek yang bergantung pada pengadaan material khusus. Metode ini membantu memperkirakan probabilitas proyek dapat diselesaikan pada target waktu tertentu, karena durasi aktivitas dihitung berdasarkan nilai harapan dan variansnya (Khan, 2024).ijsr
Namun, estimasi PERT sangat dipengaruhi oleh kualitas penilaian ahli. Jika nilai optimistis, paling mungkin, dan pesimistis tidak realistis, hasil analisis juga dapat menyesatkan.
