| Manajemen lingkup | Menetapkan batas pekerjaan, kebutuhan proyek, spesifikasi, dan kriteria keberhasilan | Scope of work, WBS, dokumen spesifikasi |
| Manajemen waktu | Menyusun urutan kerja, durasi aktivitas, ketergantungan pekerjaan, dan pengendalian kemajuan | Kurva-S, CPM, network planning, jadwal mingguan |
| Manajemen biaya | Mengestimasi biaya, menetapkan anggaran, memantau realisasi, dan mengendalikan deviasi | RAB, cash flow, laporan biaya, analisis nilai hasil |
| Manajemen mutu | Menetapkan standar mutu serta melakukan penjaminan dan pengendalian mutu | ITP, checklist, hasil uji material, laporan inspeksi |
| Manajemen sumber daya | Merencanakan dan mengalokasikan tenaga kerja, material, alat, dana, dan teknologi | Jadwal tenaga kerja, material schedule, rencana alat |
| Manajemen pengadaan | Menentukan strategi tender, seleksi kontraktor, pembelian material, serta administrasi kontrak | Dokumen tender, kontrak, PO, evaluasi pemasok |
| Manajemen risiko | Mengidentifikasi, menilai, merespons, dan memantau risiko proyek | Risk register, rencana mitigasi, kontinjensi |
| Manajemen K3 | Mengendalikan potensi kecelakaan, penyakit akibat kerja, dan kondisi kerja tidak aman | HSE plan, toolbox meeting, laporan insiden |
| Manajemen komunikasi | Menjamin aliran informasi, rapat koordinasi, pelaporan, dan dokumentasi keputusan | Notulen rapat, laporan kemajuan, RFI, laporan harian |
| Manajemen kontrak dan klaim | Mengawasi kesesuaian kewajiban para pihak, perubahan pekerjaan, pembayaran, dan potensi sengketa | Change order, addendum, dokumen klaim |