Pengukuran Profitabilitas


Rasio profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan
perusahaan dalam mencari keuntungan. Rasio ini juga memberikan ukuran
tingkat efektivitas manajemen suata perusahaan, hal ini ditunjukkan oleh
laba yang dihasilkan dari penjulan dan pendapatan investasi Kasmir, (2014).
Disisi lain perusahaan memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda dengan
adanya rasio profitabilitas yang dijadikan acuan pada perkembangan
kenaikan sekaligus mencari penyebab penurunan laba yang diperoleh dalam
kinerja pada perusahaan.
Menurut Kasmir, (2014) Tujuan rasio profitabilita secara umum
yakni :
a. Mengukur atau menghitung laba yang dihasilkan
b. Menilai perkembangan laba dari waktu ke waktu
c. Menilai besarnya laba bersih sesudah pajak dengan modal sendiri
d. Mengukur produktivitas perusahaan dari selutruh dana perusahaan
yang digunakan, baik modal pinjaman maupun modal sendiri
e. Dan tujuan lainnya.
Menurut Kasmir, (2014)Manfaat rasio profitabilias yakni :
a. Mengetahui besarnya tingkatan laba
b. Mengetahui perkembangan laba dari waktu ke waktu
c. Mengetahui besarnya laba bersih sesudah pajak dengan
modal sendiri
d. Mengetahui peroduktivitas dari seluruh dana perusahaan
yang digunakan, baik modal pinjaman maupun modal sendiri
e. Manfaat lainnya.
Adapun Cara menilai profitabilitas perusahaan terdapat bermacammacam tergantung dari total aktiva atau modal mana yang akan
diperbandingkan satu dengan yang lainnya. Dalam pengukuran rasio
profitabilitas dari segi mengukur menggunakan jenis-jenis rasio khususnya pada
rasio profitabilitas yang ada diperusahaan.
Menurut Kasmir, (2014) jenis rasio profitabilitas ada empat yaitu :

  1. Profit margin (profit margin on sales) : rasio yang digunakan untuk
    mengukur margin laba atas penjualan pada suatu periode tertentu atau
    beberapa periode tertentu.
  2. Return on investment (ROI) : merupakan rasio yang menunjukkan hasil
    (return) atas jumlah aktiva yang digunakan dalam perusahaan suatu
    ukuran tentang aktivitas manajemen.
  3. Return on equity (ROE) : merupakan rasio untuk mengukur laba bersih
    sesudah pajak dengan ekuitas.
  4. Earning per share of common stock : merupakan rasio untuk mengukur
    keberhasilan manajemen dalam mencapai keuntungan bagi pemegang
    saham.