Keputusan pendanaan dapat pula diartikan sebagai keputusan yang
menyangkut struktur keuangan perusahaan (financial structure). Struktur
keuangan perusahaan merupakan komposisi dari keputusan pendanaan yang
meliputi hutang jangka pendek, hutang jangka panjang dan modal sendiri.
Setiap perusahaan akan mengharapkan adanya struktur modal optimal, yaitu
struktur modal yang dapat memaksimalkan nilai perusahaan (value of the firm)
dan meminimalkan biaya modal (cost of capital). Menurut Modigliani dan
Miller (1963) dalam (Haruman, 2008) menyatakan bahwa pendanaan dapat
meningkatkan nilai perusahaan.Apabila pendanaan didanai melalui hutang,
peningkatan tersebut terjadi akibat dari efek tax deductible. Artinya,
perusahaan yang memiliki hutang akan membayar bunga pinjaman yang dapat
mengurangi penghasilan kena pajak, yang dapat memberi manfaat bagi
pemegang saham. Selain itu, penggunaan dana eksternal akan menambah
pendapatan perusahaan yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan investasi
yang menguntungkan bagi perusahaan.
Terdapat beberapa teori yang berkenaan dengan struktur modal, yaitu
tradeoff theory dan pecking order theory. Model tradeoff theory
menggambarkan bahwa struktur modal yang optimal dapat ditentukan dengan
menyeimbangkan manfaat dari penggunaan utang (taxshield benefit of
leverage) dengan biaya yang dikeluarkan dari penggunaan hutang. (Myers &
Majluf, 1984) mengenalkan pecking order theory yang menggambarkan
sebuah hirarki dalam pencarian dana perusahaan dimana perusahaan lebih
memilih menggunakan internal equity untuk membayar dividen dan
mengimplementasikannya sebagai peluang pertumbuhan.
