Penilaian kinerja keuangan terdapat berbagai teknik analisis, termasuk berbagai rasio keuangan,
yang dapat dipergunakan untuk melakukan penilaian kinerja sebuah perusahaan. Manfaat yang
dapat diperoleh dari setiap rasio sangat ditentukan oleh tujuan spesifik analisis. Lebih lanjut,
rasio-rasio itu bukan merupakan kriteria yang mutlak. Rasio-rasio yang bermanfaat dapat
menunjukkan perubahan dalam kondisi keuangan atau kinerja operasi, dan membantu
menggambarkan kecenderungan serta pola perubahan tersebut, yang pada gilirannya, dapat
menunjukkan kepada analisis resiko dan peluang bagi perusahaan yang sedang ditelaah (Helfert,
1996 : 67-68).
