Keunggulan dan kelemahan EVA (Economic value added)


Menurut Anthony dan Govindarajan (2009) keunggulan EVA sebagai
pengukuran kinerja keuangan perusahaan meliputi:
a. Dengan EVA, seluruh unit usaha memiliki sasaran laba utuk
perbandingan investasi yang sama
b. Dengan meningkatnya EVA maka investasi-investasi akan
menghasilkan laba diatas biaya modal sehingga akan lebih menarik
para manjernya untuk berinvestasi dalam perusahaan tersebut.
c. Adanya tingkat suku bunga yang berbeda dapat digunakan untuk jenis
asset yang berbeda pula.
d. EVA memiliki kolerasi positif yang kuat terhadap perubahanperubahan nilai pasar perusahaan.
Menurut Mirza kelemahan EVA yaitu:
a. EVA hanya mengukur hasil akhir (result), konsep ini tidak mengukur
aktifitas-aktifitas penentu lainnya, seperti loyalitas konsumen.
b. EVA terlalu bertumpu pada keyakinan bahwa investor sangat
mengandalkan pendekatan fundamental dalam mengkaji dan
mengambil keputusan untuk menjual atau membeli saham tertentu,
padahal faktor-faktor lain terkadang lebih dominan.
c. EVA sangat tergantung pada transparansi pihak internal dalam
perhitungan secara akurat.