Economic Value Added (EVA)


Menurut Young dan O’byrne (2001: 80) EVA adalah ukuran nilai tambah
ekonomis yang dihasilkan perusahaan sebagai akibat dari aktivitas atau strategi
manajemen. EVA yang positif menandakan perusahaan berhasil menciptakan nilai
bagi pemilik modal karena perusahaan mampu menghasilkan tingkat penghasilan
melebihi tingkat biaya modal. Hal ini sejalan dengan tujuan untuk
memaksimalkan nilai perusahaan. Sebaliknya EVA yang negatif menunjukkan
bahwa nilai perusahaan menurun karena tingkat pengembalian lebih rendah
daripada biaya modalnya.
Salah satu kebaikan terbesar dari EVA adalah membuat teori keuangan
yang dapat dipercaya dan mudah diterima sehingga manajer operasi dari mereka
yang tidak memiliki latar belakang atau pengalaman dibidang akuntansi atau
keuangan, dapat menggabungkan pandangan dari ilmu ini kedalam cara mereka
menjalankan biasanya (Young dan O’byrne, 2001:77).
EVA lebih mencerminkan nilai bisnis secara riil dengan mengukur nilai
tambah yang dihasilkan perusahaan investor, karena eva mengurangi laba bersih
setelah pajak (NOPAT) dengan biaya modal (cost of capital) sehingga manajemen
perusahaan dituntut untuk memilih investasi dengan tingkat kembalian optimum
dan dengan tingkat risiko yang minimum, dengan demikian pemegang saham
dapat menilai kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah.