Dalam suatu organisasi, faktor kepemimpinn memegang peranan yang
penting karena pimpinan itulah yang akan menggerakan dan mengarahkan organisasi
dalam mencapai tujuan dan sekaligus merupakan perilaku tugas yang tidak mudah.
Tidak mudah karena harus memahami setiap prilaku bawahan yang berbeda-beda.
Seorang pemimpin harus mengetahui fungsi pemimpin dan sekaligus mengetahui
unsur-unsur kepemimpinan sebagai aktivitas mempengaruhi, kemampuan mengajak,
mengarahkan, menciptakan dan mencetuskan ide.
Adapun beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ahli tentang
kepemimpinan, diantaranya menurut Malayu S.P Hasibuan (2018:170), gaya
kepemimpinan adalah cara seorang pemimpin mempengaruhi perilaku bawahan, agar
mau bekerja sama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan organisasi
Menurut Thoha (dalam Teguh Sriwidadi dan Oey Charlie, 2018:388), gaya
kepemimpinan adalah cara yang digunakan oleh seorang pemimpin dalam
mempengaruhi bawahan agar mau melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai
dengan yang diharapkan agar tercapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Berdasarkan definisi gaya kepemimpinan diatas dapat disimpulkan bahwa
kepemimpinan adalah kemampuan seseorang dalam mengarahkan, mempengaruhi,
mendorong dan mengendalikan orang lain atau bawahan untuk bisa melakukan sesuatu
pekerjaan atas kesadarannya dan sukarela dalam mencapai suatu tujuan tertentu.
