Pengendalian Internal
Menurut Hery (2013) Dalam pengendalian internal terdapat 4 struktur
organisasi yang di cakup olehnya, yaitu, metode dan ukuran yang dikordinasi
bertujuan untuk menjaga kekayaan organisasi, memeriksa ketelitian serta keandalan
data pada bidang akuntansi, mendorong terciptanya efisiensi dan dipatuhinya
kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh menjemen. Selain itu fungsi pengendalian
internal juga harus memberikan keyakinan serta kepastian atas :
- Transaksi yang dicatat adalah benar dan ada eksistensi. Tidak dapat
menyajikan atau memberikan transaksi yang fiktif dan yang sebenarnya
tidak ada pada catatan akuntansi. - Seluruh transaksi yang ada atau terjadi, harus dicatat. Perusahaan harus
memiliki prosedur untuk memiliki pengendalian dari pencegahan
penghilangan transaksi. - Setiap transaksi yang sudah dicatat harus disajikan sesuai dengan nilai
aslinya. Hal ini dilakukan demi menjaganya ke akuratan informasi pada
setiap transaksi akuntansi. - Transaksi harus diklasifikasikan pada perkiraan yang sesuai. Hal ini
bertujuan agar perusahaan dapat mengklasifikasikan yang sesuai dengan
perkiraan didalam jurnal laporan keuangan agar dapat dinyatakan dengan
wajar. - Seluruh transaksi harus dicatat pada waktunya. Hal ini bertujuan agar
mencegah adanya keterlambatan pencatatan yang dapat mengakitbatkan
perbedaan nilai antara yang dicatat dengan nilai yang sebenarnya dan dapat
mengakibatkan terjadinya laporan keuangan yang terdapat unsur salah saji.
Pengendalian internal adalah merupakan suatu susunan yang terstruktur
mengenai pengawasan kegiatan dan perencanaan sebuah entitas yang berfungsi
untuk mengawasi dan menyusun strategi dalam mengukur apakah perusahaan
sudah melakukan kegiatannya dalam ketentuan yang berlaku. (Mulyadi, 2013).
Sedangkan menurut (Valery, 2014), pengendalian internal adalah suatu cara untuk
mengarahkan, mengawasi, dan mengukur sumberdaya suatu organisasi.
Pengendalian internal memiliki peran penting untuk mencegah dan mendeteksi
terjadinya fraud dan berfungsi untuk melindungi sumber daya organisasi baik yang
berwujud maupun tidak (seperti reputasi atau hak kekayaan intelektual seperti merk
dagang).
