Fungsi Manajemen Keuangan


Fungsi manajemen keuangan terdiri atas beberapa fungsi
utama yang meliputi fungsi pengendalian likuiditas, pengendalian
laba, dan fungsi manajemen (Musthafa, 2017). Berikut adalah
pemaparan dari masing-masing aspek fungsi manajemen keuangan
menurut (Musthafa, 2017).

  1. Fungsi Pengendalian Likuiditas
    Fungsi manajemen keuangan sebagai pengendalian
    likuiditas adalah sebagai berikut:
    a) Perencanaan Aliran Kas (forcasting cash flow): Agar selalu
    tersedia uang tunai atau uang kas untuk memenuhi
    pembayaran apabila setiap saat diperlukan.
    b) Pencarian Dana ( reising of funds): Dari dari luar atau dari
    dalam perusahaan agar diperoleh dana yag biayanya lebih
    murah dan tersedianya dana apabila setiap saat diperlukan.
    c) Menjaga Hubungan Baik Dengan Lembaga Keuangan
    (misalnya dengan perbankan): Untuk memenuhi kebutuhan
    dana apabila diperlukan oleh perusahaan pada saat tertentu
    (Musthafa, 2017).
  2. Fungsi Pengendalian Laba
    Fungsi manajemen keuangan sebagai pengendalian laba
    di antaranya adalah sebagai berikut:
    a) Pengendalian biaya (cost control): Menghindari biaya yang
    tidak perlu dikeluarkan atau pemborosan.
    b) Penentuan harga (pricing): Agar harga tidak terlalu mahal
    dibandingkan dengan harga barang sejenis dari pesaing.
    c) Perencanaa laba (profit planning): Agar dapat diprediksi
    keuntungan yang diperoleh pada periode yang bersangkutan
    sehingga dapat merencanakan kegiatan yang lebih baik pada
    periode mendatang.
    d) Pengukuran biaya capital (cost of capital): Dalam teori ini
    semua capital atau modal dari mana saja, termasuk modal
    dari pemilik perusahaan, harus diperhitungkan juga biaya
    karena modal tersebut apabila digunakan pada kegiatan lain,
    tentu juga menghasilkan pendapatan (Musthafa, 2017)