Menurut Mikell P. Groover (2010:6) mengatakan bahwa variasi produk
dapat diartikan sebagai produk yang memiliki desain atau jenis yang berbeda
dan diproduksi oleh perusahaan. Variasi produk merupakan yang membedakan
produk antara perusahaan dengan perusahaan lain dalam kategori produk yang
sama.
Selain itu, Menurut Jasniko (2013:4), variasi produk cocok dipilih
apabila perusahaan bermaksud memanfaatkan fleksibilitas produk sebagai
strategi bersaing dengan para produsen misal produk-produk standar. Hubungan
antara keragaman produk dan perilaku konsumen dalam melakukan keputusan
pembelian sangat erat kaitannya pada kelangsungan penjualan suatu perusahaan.
Perusahaan yang tidak mampu menciptakan produk baru akan menghadapi
resiko penurunan volume penjualan, karena munculnya pesaing yang lebih
kreatif, adanya perubahan selera konsumen, munculnya teknologi baru dalam
proses produksi. Pengembangan produk dapat dilakukan oleh perusahaan dengan
cara mengembangkan produk yang sudah ada, dapat pula menyewa para peneliti
guna menciptakan produk baru dengan model-model yang sesuai.
