Efektivitas pengendalian biaya


Pengertian efektifitas secara umum menunjukkan bahwa sampai
seberapa jauh tercapainya suatu tujuan yang terlebih dahulu ditentukan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata efektif mempunyai arti
efek, pengaruh, akibat atau dapat membawa hasil. Jadi, efektivitas adalah
keaktifan, daya guna, adanya kesesuaian dalam suatu kegiatan orang yang
melaksanakan tugas dengan sasaran yang dituju. menurut Amirullah dan
Hanafi (2005:5) adalah sebagai berikut : “Menunjukkan kemampuan
suatu perusahaan dalam mencapai sasaran-sasaran (hasil akhir) yang telah
ditetapkan secara tepat”. Pencapaian hasil yang sesuai dengan target
waktu yang telah ditetapkan dan ukuran maupun standar yang berlaku
mencerminkan suatu perusahaan tersebut telah memperhatikan efektivitas
operasionalnya.
Pengertian efektivitas menurut Mardiasmo (2009:132) bahwa :
“Efektifitas pada dasarnya berhubungan dengan pencapaian tujuan atau
target kebijakan (hasil guna).” Moenir, (2006:166) mendefinisikan
efektivitas bahwa : “Efektivitas, pada sisi lain, menjadi kemampuan
untuk memilih sasaran hasil sesuai. Seorang manajer efektif adalah satu
yang memilih kebenaran untuk melaksanakan)”. Adapun pengertian
pengendalian menurut Garrison (2003:97) bahwa : “Pengendalian adalah
proses penentuan, apa yang dicapai yaitu standar, apa yang sedang
dilakukan yaitu pelaksanaan, menilai pelaksanaan yaitu perbaikan,
sehingga pelaksanaan sesuai dengan rencana yaitu selaras dengan
standar”. Pengendalian menurut William K. Carter (2009:6) bahwa
:“Usaha sistematis manajemen untuk mencapai tujuan. Aktivitas
dimonitor secara kontinu untuk memastikan bahwa hasilnya akan berada
dalam batasan yang diinginkan.” Selanjutnya pengertian biaya menurut
Mulyadi (2005:8), mengemukakan bahwa : “Biaya adalah merupakan
objek yang dicatat, digolongkan, diringkas, dan disajikan oleh akuntansi
biaya”. Sedangkan menurut Bastian Bustami dan Nurlela (2007:4),
menyatakan bahwa: “Biaya adalah pengorbanan sumber ekonomis yang
diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau kemungkinan akan
terjadi untuk mencapai tujuan tertentu”. Dalam hal penanggungjawab
terhadap pengendalian biaya, William K. Carter (2009:14)
mengemukakan bahwa : “Tanggung jawab atas pengendalian biaya
sebaiknya diberikan kepada individu-individu tertentu yang juga
bertanggungjawab menganggarkan biaya yang berada dibawah kendali
mereka”. Pengendalian biaya merupakan usaha dan program manajemen
dalam upayanya mengendalian tingkat efektivitas dan efisiensi biaya
dalam kegiatan usaha yang harus dilaksanakan secara terus menerus
dengan menggunakan teknik-teknik pengendalian. Teknik pengendalian
biaya menurut Supriyanto dalam Fathor Razi (2008:62) dibagi dua dalam
arti sempit dan arti luas : “Dalam arti luas, pengendalian biaya meliputi
pengurangan biaya, sedangkan dalam arti sempit, pengendalian biaya
dipandang sebagai usaha-usaha manajemen untuk mencapai sasaran biaya
dalam lingkup kegiatan tertentu”