Ciri-ciri Minat Beli


Kecendrungan seseorang menunjukkan minat terhadap suatu produk atau
jasa dapat dilihat berdasarkan ciri- ciri:

  1. Kemauan mencari informasi terhadap suatu produk atau jasa. Konsumen
    yang memiliki minat, memiliki suatu kecendrungan untuk mencari informasi
    lebih detail tentang produk atau jasa tersebut, dengan tujuan untuk
    mengetahui secara pasti bagaimana spesifikasi produk atau jasa yang
    digunakan, sebelum menggunakan produk atau jasa tersebut.
  2. Kesediaan untuk membayar barang atau jasa. Konsumen yang memiliki
    minat terhadap suatu produk barang atau jasa dilihat dari bentuk
    pengorbanan yang dilakukan terhadap suatu barang atau jasa, konsumen
    yang cenderung memiliki minat lebih terhadap suatu barang atau jasa
    tersebut dengan tujuan konsumen yang berminat tersebut dapat
    menggunakan barang atau jasa tersebut.
  3. Menceritakan hal yang positif. Konsumen yang memiliki minat besar
    terhadap suatu produk atau jasa jika ditanya konsumen lain, maka secara
    otomatis konsumen tersebut akan mencritakan hal yang positif terhadap
    konsumen lain, karena konsumen yang memiliki suatu minat secara eksplisit
    memiliki suatu keinginan dan kepercayaan terhadap suatu barang atau jasa
    yang digunakan.
  4. Kecendrungan untuk merekomendasikan konsumen yang memiliki minat
    yang besar terhadap suatu barang, selain akan menceritakan hal yang positif,
    konsumen tersebut juga akan merekomendasikan kepada orang lain untuk
    juga menggunakan barang atau jasa tersebut, karena seseorang yang
    memiliki minat yang besar terhadap suatu barang akan cenderung memiliki
    pemikiran yang positif terhadap barang atau jasa tersebut. sehingga jika
    ditanya konsumen lain, maka konsumen tersebut akan cenderung
    merekomendasikan kepada konsumen lain.
    Ada 3 hal mendasar mengapa konsumen ingin membeli produk atau
    jasa yang ditawarkan:
  5. Faktor minat beli primer (kebutuhan barang pokok) kebutuhan utama
    yang harus dipenuhi untuk bertahan hidup oleh calon pelanggan.
  6. Faktor minat beli sekunder (kebutuhan pelengkap) kebutuhan pelengkap
    dan hanya digunakan sesekali oleh calon pelanggan.
  7. Faktor minat beli tersier (kebutuhan spesifik).
  8. Kebutuhan yang dianggap tidak terlalu penting oleh calon pelanggan,
    produk ini mempunyai spesifikasi khusus dengan pangsa pasar khusus.