Menurut Vikaliana, et al. (2020:03) perusahaan menentukan jumlah persediaan
dengan perhitungan yang sesuai karena pada dasarnya persediaan memiliki fungsi yang
sangat penting bagi kelancaran proses produksi dalam sebuah perusahaan. Persediaan
yang terdapat dalam perusahaan dapat dibedakan menurut beberapa cara. Dilihat dari
fungsinya, fungsi-fungsi persediaan dapat dikelompokkan ke dalam empat jenis, yaitu:
- Fluctuation stock, merupakan persediaan yang dimaksudkan untuk menjaga terjadinya
fluktuasi permintaan yang tidak diperkirakan sebelumnya dan untuk mengatasi bila
terjadi kesalahan atau penyimpangan dalam perkiraan penjualan waktu produksi, atau
pengiriman barang. - Anticipation stock, merupakan persediaan untuk menghadapi permintaan yang dapat
diramalkan, misalnya pada musim permintaan tinggi, tetapi kapasitas produksi pada
saat itu tidak mampu memenuhi permintaan. Untuk persediaan menjaga ini juga
kemungkinan sukarnya diperoleh bahan baku sehingga tidak mengakibatkan
terhentinya produksi. - Lot-size inventory, merupakan persediaan yang diadakan dalam jumlah yang lebih
besar daripada kebutuhan pada saat itu. Persediaan dilakukan untuk mendapatkan
keuntungan dari harga barang (berupa diskon) karena membeli dalam jumlah yang
besar, atau untuk mendapatkan penghematan dari biaya pengangkutan per unit
yang lebih rendah. - Pipeline inventory, merupakan persediaan yang dalam proses pengiriman dari tempat
asal ke tempat di mana barang itu akan digunakan. Misalnya, barang yang dikirim dari
pabrik menuju tempat penjualan yang dapat memakan waktu beberapa hari atau
minggu.
Adapun fungsi lain persediaan terbagi menjadi tiga macam yaitu: - Fungsi decoupling.
Fungsi penting persediaan adalah memungkinkan operasi-operasi perusahaan internal
dan eksternal mempunyai kebebasan (independensi). Persediaan decoupling ini
memungkinkan perusahaan dapat memenuhi permintaan langganan tanpa menunggu
supplier. - Fungsi economics lot sizing.
Melalui penyimpanan persediaan, perusahaan dapat memproduksi dan membeli
sumber-sumber daya dalam kualitas yang dapat mengurangi biaya-biaya per unit.
Dengan persediaan lot size ini akan mempertimbangkan penghematan pengeluaraan
persediaan. - Fungsi antisipasi.
Suatu perusahaan sering menghadapi fluktuasi permintaan yang dapat diperkirakan dan
diramalkan berdasarkan pengalaman atau data di masa lalu. Disamping itu perusahaan
juga sering dihadapkan pada ketidakpastian jangka waktu barang kembali sehingga
harus pengiriman dilakukan antisipasi untuk cara menanggulanginya.
