Pengaruh Kepemimpinan dengan Kepuasan Kerja


Perilaku pemimpin merupakan salah satu faktor penting yang dapat
mempengaruhi kepuasan kerja. Berdasarkan kajian teori yang telah
disampaikan menunjukkan bahwa kepemimpinan mempunyai hubungan
yang positif terhadap kepuasan kerja para pegawai. Hubungan yang akrab
dan saling tolong-menolong dengan teman sekerja serta penyelia sangat
penting dan memiliki hubungan kuat dengan kepuasan kerja dan tidak ada
kaitannya dengan keadaan tempat kerja serta jenis pekerjaan.
Kepemimpinan yang efektif merupakan kepemimpinan yang
disesuaikan dengan situasi dan kondisi (contingency). Indikasi turunnya
semangat dan kegairahan kerja ditunjukkan dengan tingginya tingkat
absensi dan perpindahan pegawai. Hal itu timbul sebagai akibat dari
kepemimpinan yang tidak disenangi.
Salah satu faktor yang menyebabkan ketidakpuasan kerja ialah sifat
penyelia yang tidak mau mendengar keluhan dan pandangan pekerja dan
mau membantu apabila diperlukan. Seorang pekerja yang menerima
penghargaan dari penyelia yang lebih tinggi dibandingkan dengan
penilaian mereka sendiri akan lebih puas, akan tetapi penyeliaan yang
terlalu ketat akan menyebabkan tingkat kepuasan yang rendah.