Penilaian Kinerja


Menurut Hasibuan (dalam Triyono, 2012:93), penilaian prestasi kerja
adalah menilai hasil kerja nyata dengan standart kuantitas yang dihasilakan
oleh setiap karyawan.
Menurut Sutrisno (2013:152) Pengukuran prestasi kerja diarahkan pada
enam aspek yang merupakan bidang prestasi kunci, yaitu :
1) Hasil kerja. Tingkat kuantitas maupun kualitas yang sudah dihasilkan dan
sejauh mana pengawasan dilakukan.
2) Pengetahuan pekerjaan. Tingkat pengetahuan yang terkait dengan tugas
pekerjaan yang akan berpengaruh langsung kuatitas maupun kualitas
kerja.
3) Inisiatif. Tingkat ini selama melaksanakan tugas pekerjaan khususnya
dalam hal penanganan masalah-masalah yang timbul.
4) Kecekatan mental. Tingkat kemampuan kecepatan dalam menerima
intruksi kerja dan menyesuaiakan dengan cara kerja serta situasi kerja
yang ada.
5) Sikap. Tingkat semangat kerja serta sikap positif dalam melaksnakan
tugas pekerjaan.
6) Disiplin waktu dan absensi. Tingkat ketepatan waktu dan tingkat
kehadiran