Faktor -Faktor Kepuasan Kerja


Menurut Afandi (2018) faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja
karyawan adalah sebagai berikut:

  1. Pekerjaan itu sendiri (work it self)
    Setiap pekerjaan memerlukan suatu keterampilan tertentu sesuai
    dengan bidangnya masing-masing. Sukar tidaknya suatu pekerjaan
    serta perasaan seseorang bahwa keahliannya dibutuhkan dalam
    melakukan pekerjaan tersebut, akan meningkatkan atau mengurangi
    kepuasan.
  2. Hubungan dengan atasan (supervision)
    Kepemimpinan yang konsisten berkaitan dengan kepuasan kerja
    adalah tenggang rasa (consideration). Hubungan fungsional
    mencerminkan sejauhmana atasan membantu tenaga kerja untuk
    memuaskan nilai-nilai pekerjaan yang penting bagi tenaga kerja.
    Hubungan keseluruhan didasarkan pada ketertarikan antar pribadi
    yang mencerminkan sikap dasar dan nilai-nilai yang serupa.
  3. Teman sekerja (workers)
    Teman kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan hubungan
    antara pegawai dengan atasannya dan dengan pegawai lain, baik
    yang sama maupun yang berbeda jenis pekerjaannya.
  4. Promosi (promotion)
    Promosi merupakan factor yang berhubungan dengan ada tidaknya
    kesempatan untuk memperoleh peningkatan karier selama bekerja.
  5. Gaji atau upah (pay)
    Merupakan faktor pemenuhan kebutuhan hidup pegawai yang
    dianggap layak atau tidak.
    Sedangkan menurut Riivai (2014), faktor yang mungkin menentukan
    kepuasan kerja yaitu:
  6. Motivasi
    Pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja
    seseorang, agar mereka mau bekerja sama, bekerja efektif dan
    terintegrasi dalam segala daya upayanya untuk mencapai kepuasan.
  7. Lingkungan Kerja
    Segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja yang dapat
    mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang
    diembankan.
  8. Stres Kerja
    Suatu bentuk tanggapan seseorang baik fisik maupun mental
    terhadap suatu perubahan di lingkungannya yang dirasakan
    mengganggu dan mengakibatkan dirinya terancam.
  9. Komunikasi Kerja
    Suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu
    sistem yang (lazim), baik dengan simbol-simbol, sinyal-sinyal
    maupun perilaku atau tindakan.
  10. Pengembangan Karir
    Pendekatan formal yang digunakan organisasi untuk memastikan
    bahwa orang dengan kualifikasi dan pengalaman yang tepat tersedia
    jika dibutuhkan