Arti dari motivasi kerja menurut (Luthans, 2006) adalah proses sebagai langkah
awal seseorang yang melaukan tindakan akibat kekurangan secara fisik serta psikis atau
dapat dikatakan secara lain suatu dorongan yang ditujukan untuk memenuhi sebuah
tujuan tertentu (Pratama, Musadieq, & Nurtjahjono, 2017). George & Jones (2005)
mendefinisikan motivasi kerja sebagai semangat kerja yang ada pada karyawan yang
membuat karyawan tersebut dapat bekerja untuk mencapai tujuan (Lie & Siagian,
2018). Motivasi kerja menurut Robbins and Judge (2015) merupakan sebuah proses
yang menjelaskan tentang kekuatan, arah, serta ketekunan seseorang dalam upayanya
untuk mencapai sebuah tujuan.
Yorks (2001) sendiri mendefinisikan motivasi sebagai satu kekuatan yang berasal
dalam diri seseorang yang mendorong atau menggerakkan untuk memenuhi kebutuhan
serta keinginan dasarnya (Andjarwati, 2015).
Menurut Hasibuan (2005:141) motivasi kerja adalah hal yang menyebabkan,
menyalurkan, dan mendukung perilaku manusia, supaya mau bekerja giat dan antusias
mencapai hasil kerja yang optimal. Dalam hal ini adalah karyawan untuk mengambil
tindakan-tindakan, pemberian dorongan ini bertujuan menggiatkan para karyawan agar
mereka bersemangat dan dapat mencapai hasil sebagaimana dikehendaki orang-orang
tersebut (Jatmiko, Swasto, & N, 2015:3).
Definisi lainnya tentang motivasi menurut Winardi, motivasi adalah keinginan
yang terdapat pada seseorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakantindakan. Menurut Moekijat (2000), motivasi adalah sebagai pengaruh terhadap tingkah
laku dan apabila kita menerima paham bagian yang tersebar daripada pengaruh
terhadap tingkah laku manusia ini adalah pada kebutuhan dasar (Jatmiko, Swasto, & N,
2015:3).
