Tujuan Pengembangan Karir


Menurut Handoko (2014) tujuan dari pengembangan karir adalah sebagai berikut ;
a. Untuk mengembangkan para karyawan agar dapat dipromosikan
Perencanaan karir membantu untuk mengembangkan suplai karyawan internal.
Perencanaan karir membantu di dalam penyediaan internal bakat-bakat karyawan yang
dapat dipromosikan guna memenuhi lowongan yang disebabkan oleh pensiun,
pengunduran diri dan pertumbuhan. Dengan membantu karyawan dalam perencanaan
karir, Departemen SDM dapat mengantisipasi rencana kerjanya serta mendapatkan
karyawan berbakat yang diperlukan untuk mendukung dan menunjang strategi
perusahaan.
b. Untuk mengungkapkan potensi karyawan
Perencanaan karir mendorong para karyawan untuk lebih menggali kemampuankemampuan potensial mereka karena mereka mempunyai sasaran karir tertentu. Atau
dengan kata lain perencanaan karir mendorong karyawan untuk lebih selektif dalam
menggunakan kemampuannya sebab mereka mempunyai tujuan karir yang lebih
khusus.
c. Untuk mendorong pertumbuhan
Rencana dan sasaran karir memotivasi atau mendorong karyawan untuk tumbuh dan
berkembang.
d. Untuk mengurangi penimbunan
Perencanaan karir menjadikan karyawan sadar akan pentingnya kualifikasi karyawan,
mencegah manajer yang suka mementingkan diri sendiri dari penimbunan karyawan
(bawahannya) yang berprestasi, serta menyadarkan bahwa Departemen SDM bukan
departemen yang menentukan segala-galanya.
e. Untuk memenuhi kebutuhan karyawan
Dengan penimbunan yang berkurang dan kesempatan pertumbuhan yang meningkat,
kebutuhan akan penghargaan individu, seperti pengakuan dan prestasi dapat lebih
mudah dan lebih cepat terpenuhi.
f. Untuk meningkatkan karir
Perencanaan karir dapat membantu para karyawan agar siap untuk jabatan-jabatan yang
lebih penting. Perencanaan karir membantu menyiapkan pekerjaan yang lebih penting
dan pelaksanaan rencana kegiatan yang telah ditentukan dan disetujui.
g. Untuk menurunkan perputaran/perpindahan kerja (turn over) karyawan
Meningkatkan perhatian dan kesepakatan karyawan terhadap karir individual akan
meningkatkan kesetiaan organisasional (loyalitas) serta mengurangi tingkat
pengunduran diri atau pindah kerja (turn over).