Adapun menurut (Newton et al., 2022) faktor yang mendorong
kinerja karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya, yaitu:
- Motivasi
Motivasi adalah dorongan atau keinginan internal yang
mempengaruhi perilaku seseorang. Karyawan yang termotivasi
tinggi cenderung bekerja dengan lebih baik dan berkinerja tinggi.
Motivasi dapat berasal dari dalam diri karyawan (motivasi
intrinsik) atau dari lingkungan kerja dan imbalan yang diberikan
(motivasi ekstrinsik). - Kepuasan kerja
Karyawan yang merasa puas dengan pekerjaannya cenderung
berkinerja lebih baik. Kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh
faktor-faktor seperti gaji, lingkungan kerja, kebijakan organisasi,
kesempatan pengembangan karir, dan hubungan dengan atasan dan
rekan kerja. - Keterampilan dan kemampuan
Karyawan yang memiliki keterampilan dan kemampuan yang baik
dalam menjalankan tugasnya cenderung berkinerja lebih baik.
Keterampilan dan kemampuan dapat ditingkatkan melalui
pelatihan dan pengembangan. - Dukungan organisasi
Dukungan organisasi yang diberikan kepada karyawan, seperti
pengakuan atas prestasi kerja, lingkungan kerja yang nyaman, dan
kesempatan pengembangan karir, dapat meningkatkan motivasi
dan kepuasan kerja karyawan. - Kepemimpinan yang baik
Kepemimpinan yang baik dapat mempengaruhi kinerja karyawan
dengan memberikan arahan yang jelas, memberikan umpan balik
yang konstruktif, memfasilitasi komunikasi dan kerja sama yang
baik antar anggota tim, dan memberikan pengakuan atas prestasi
kerja. - Budaya organisasi
Budaya organisasi yang positif dapat memotivasi karyawan untuk
berkinerja lebih baik. Budaya organisasi yang positif dapat ditandai
dengan adanya nilai-nilai yang jelas, sikap saling menghargai, dan
sikap saling mendukung. - Sarana dan prasarana
Sarana dan prasarana yang memadai, seperti teknologi yang
canggih, alat kerja yang baik, dan lingkungan kerja yang nyaman,
dapat meningkatkan efektivitas karyawan dalam melaksanakan
tugasnya.
