Indikator Kinerja Karyawan


Menurut Mitchel dalam buku sedarmayanti yang berjudul
Manajemen Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja,
mengemukakan untuk menentukan dan mengukur kinerja, terdapat lima
indikator dalam menentukan pengaruh kinerja karyawan, penilaian
kinerja karyawan diukur sebagai berikut:
a) Kualitas Kerja (Quality of work) yaitu mutu atau kualitas yang dicapai
berdasarkan syarat kesesuaian dan kesiapan yang tinggi untuk
kemajuan perkembangan organisasi, melalui peningkatan pengetahuan
dan keterampilan secara sistematis sesuai ilmu pengetahuan teknologi
yang semakin berkembang pesat.
b) Ketepatan Waktu (Pomptnees) yaitu berkaitan dengan sesuai atau
tidak sesuainya penyelesaian pekerjaan dengan target waktu yang
direncanakan. Setiap pekerjaan harus diselesaikan sesuai dengan
rencana agar tidak menganggu pekerjaan lainnya.
c) Inisiatif (Initiative) yaitu kesadaran diri untuk melakukan sesuatu
dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, tanpa harus
bergantung terus menerus kepada rekan kerja.
d) Kemampuan (Capability) yaitu diantara beberapa faktor yang
mempengaruhi kinerja karyawan dapat diterapi melalui pendidikan
dan pelatihan untuk dikembangkan pada dunia kerja.
e) Komunikasi (Communication) yaitu interaksi yang dilakukan antar
pekerja untuk mengemukakan pendapat atau saran dalam
memecahkan masalah yang dihadapi ditempat kerja. Komunikasi akan
menimbulkan kerja sama yang lebih baik dan akan terjadi hubungan
yang semakin harmonis antar karyawan.