Menurut Mangkungara, faktor yang dapat mempengaruhi kinerja sebagai
beriku:
a) Faktor Kemampuan
Secara psikologis, kemampuan (ability) karyawan terdiri dari
kemampuan potensi (IQ) dan kemampuan reality (Knowledge + skill).
Artinya karyawan yang mempunyai IQ lebih tinggi dari rata-rata dan
pendidikan yang memadai untuk jabatannya serta keterampilan yang
dimiliki, maka karyawan akan lebih mudah mencapai kinerja yang
diharapkan. Oleh karena itu, karyawan perlu ditempatkan pada
pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya. Hal ini sesuai dengan
kalimat (the right man in the right place, the right man on the right
job).
b) Faktor Motivasi
Motivasi terbentuk dari sikap (attitude) seorang karyawan dalam
menghadapi situasi (situation) kerja. Motivasi merupakan kondisi
yang menggerakan diri karyawan secara terarah untuk mencapai
tujuan organisasi. Motivasi dapat muncul dari diri karyawan dan
lingkungan kerja yang menunjang pencapaian kinerja. Kondisi ini
muncul ketika karyawan tersebut harus mampu mengolah pekerjaan
secara efisien dan efektif, memiliki keinginan untuk maju, rasa ingin
tahu tinggi, terbuka dalam menerima pendapat, dan dorongan dari
tempat bekerja.
