Manajemen kinerja bisa dikatakan sukses jika memenuhi kriteria sebagai berikut.
(Hery, 2019:11)
- Proses manajemen kinerja memungkinkan pengalaman dan pengetahuan yang
diperoleh masing-masing indvidu dari pekerjaan yang dilakukan bisa
digunakan untuk memodifikasi tujuan organisasi atau perusahaan - Proses penyelenggaraan manajemen kinerja bisa disesuaikan dengan
pekerjaan sebenarnya dari organisasi dan bagaimana mengelola kinerja pada
umumnya - Adanya dukungan dan komitmen dari manajemen puncak untuk menjalankan
manajemen kinerja - Manajemen kinerja dapat menghasilkan nilai tambah dalam bentuk jangka
panjang maupun jangka pendek - Proses manajemen kinerja bisa beroperasi secara fleksibel untuk disesuaikan
dengan kebutuhan lingkungan organsiassi atau perusahaan - Proses manajemen kinerja bisa diintegrasikan dengan proses perencanaan
strategis - Proses manajemen kinerja bisa diterima oleh semua orang yang
berkepentingan sebagai komponen alamiah manajemen yang baik - Seluruh pemangku kepentingan organisasi atau perusahaan terlibat dalam
perencanaan dan pengembangan manajamen kinerja - Proses manajemen kinerja berjalan secara transpara dan beroperasi secara
jujur dan adil - Proses manajemen kinerja memahami bahwa terdapat kepentingan
masyarakat dalam organisasi atau perusahaan - Proses manajemen kinerja digunakan untuk membantu karyawan merasakan
bahawa mereka dihargai oleh organisasi atau perusahaan - Proses manajemen kinerja dapat membantu penyesuaikan tujuan organisasi
dan individu - Manajemen kinerja fokus pada pengembangan karyawan dan pertimbangan
tentang dukungan yang diperlukan - Pelaksanaan manajemen kinerja dan manfaatnya bertujuan bagi semua yang
berkepentingan agar bisa dikomunikasikan dengan baik dan efektif - Memperhatikan pendapat semua pemangku kepentingan untuk memperbaiki
berbagai proses yang ada
