Tujuan Penetapan Harga


Tujuan penetapan harga perlu ditentukan terlebih dahulu, agar
tujuan perusahaan tercapai. Hal ini penting karena tujuan perusahaan
merupakan dasar atau pedoman bagi perusahaan dalam menjalankan
kegiatan pemasaran, termasuk kebijakan penetapan harga. Menurut
Assauri (2017: 227), ada beberapa tujuan penetapan harga yang
diambil yaitu:
a. Memperoleh laba yang maksimum
Salah satu tujuan yang paling lazim dalam penetapan harga adalah
memperoleh hasil laba jangka pendek yang maksimal. Pencapaian
tujuan ini dilakukan dengan cara menentukan tingkat harga yang
memperhatikan total hasil penerimaan penjualan (sales revenue)
dan total biaya, dalam hal ini perusahaan menetapkan harga untuk
memperoleh tingkat keuntungan yang maksimal paling
memuaskan.
b. Mendapatkan share pasar tertentu
Sebuah perusahaan dapat menetapkan tingkat harga untuk
mendapatkan atau meningkatkan share pasar, meskipun
mengurangi tingkat keuntungan pada masa itu. Srategi ini
dilakukan perusahaan karena perusahaan percaya bahwa jika share
pasar bertambah besar, maka tingkat keuntungan akan meningkat
pada masa depan.
c. Memerah pasar (market skimming)
Perusahaan mengambil manfaat memperoleh keuntungan dari
bersedianya pembeli membayar dengan harga yang lebih tinggi dari
pembeli yang lain, karena barang yang ditawarkan memberikan
nilai yang lebih tinggi bagi mereka. Jadi dalam hal ini perusahaan
menetapkan harga yang lebih tinggi, karena hendak menarik
manfaat dari sekelompok besar pembeli yang bersedia membayar
harga tinggi, yang disebabkan produk perusahaan tersebut
mempunyai nilai sekarang (present value) yang tinggi bagi mereka.
d. Mencapai tingkat hasil penerimaan penjualan maksimum pada
waktu itu
Perusahaan menetapkan harga untuk memaksimumkan penerimaan
penjualan pada masa itu. Tujuan itu hanya mungkin dapat dicapai
apabila terdapat kombinasi harga dan kuantitas produk yang dapat
menghasilkan tingkat pendapatan yang paling besar. Penetapan
harga dengan tujuan ini biasanya terdapat pada perusahaan yang
mungkin dalam keadaan kesulitan keuangan atau perusahaan yang
menganggap masa depannya suram atau tidak menentu.
e. Mencapai keuntungan yang ditargetkan
Perusahaan menetapkan harga tertentu untuk dapat mencapai tingkat
laba yang berupa rate of return yang memuaskan.