Menurut Kotler dan Keller (2017:271), strategi pemasaran
melalui harga terbagi menjadi 6 strategi yaitu sebagai berikut:
a. Penetration Price
Yaitu strategi pendekatan pemasaran yang menetapkan harga jual
lebih rendah daripada harga normalnya dengan tujuan untuk
mempercepat penetrasi atau penerimaan pasar pada produk yang
ditawarkan. Artinya sebuah perusahaan atau unit bisnis
memfokuskan pada peningkatan pangsa pasar dengan menetapkan
harga barang lebih rendah daripada harga normal. Strategi jangka
panjangnya adalah untuk mempercepat penerimaan pasar atau
meningkatkan pangsa pasar yang sudah ada.
b. Skimming Price
Berbanding terbalik dengan penetration price, skimming price
justru menetapkan harga pada tingkat yang tinggi dalam waktu
tertentu. Strategi ini mengasumsikan konsumen tertentu akan
membayar pada harga, produk, baik barang maupun jasa dengan
tingkat yang tinggi tersebut dengan menggangap produk tersebut
bernilai prestisius. Strategi pemasaran dengan menetapkan harga
tinggi dalam waktu terbatas ini, perlahan kemudian akan
diturunkan sampai dengan level yang kompetitif atau sesuai dengan
harga pasar.
c. Follow the Leader Price
Merupakan strategi penetapan harga menurut pemimpin pasar,
dengan menjadikan pesaing sebagai model dalam menetapkan
harga barang atau jasa.
d. Variabel Price
Sebuah unit bisnis menetapkan strategi harga variabel untuk
menawarkan kelonggaran harga pada konsumen tertentu. Dalam
beberapa unit bisnis, banyak perusahaan yang menetapkan daftar
harga dalam dua bagian, yakni harga standar dan harga dengan
kelonggaran bagi pembeli tertentu. Pengertian mudahnya, variabel
price adalah pendekatan pemasaran dengan menetapkan lebih dari
satu harga produk atau jasa dengan tujuan menawarkan harga pada
konsumen.
e. Flexible Price
Pendekatan ini dapat digunakan jika jumlah barang dan jasa yang
ditawarkan oleh perusahaan sangat terbatas, sedangkan permintaan
pembeli cenderung berubah di kemudian hari sehingga strategi ini
menawarkan pendekatan pemasaran dengan penetapan harga yang
berbeda untuk mencerminkan perbedaan dalam permintaan
konsumen.
f. Price Linning
Price linning adalah pendekatan pemasaran dengan menetapkan
beberapa tingkat harga barang dagangan yang berbeda. Strategi ini
menentukan beberapa harga yang berbeda yang memiliki item
serupa dari barang dagangan eceran yang untuk dijual. Strategi
penetapan ini memiliki keuntungan untuk menyederhanakan
pilihan bagi konsumen dan mengurangi persediaan minimum yang
diperlukan.
