Untuk menciptakan brand image yang positif, program pemasaran yang
saling menghubungkan asosiasi merek yang kuat, memberikan keuntungan, dan
memperkuat ingatan dan kesan yang ditimbulkan merupakan hal sangat penting.
Brand image yang dapat dilihat dari asosiasi merek yang dipengaruhi tiga faktor
(Keller & Swaminathan, 2020a):
- Strength of brand association: Hubungan merek seseorang semakin kuat ketika
seseorang mempertimbangkan detail produk dan mengaitkannya dengan
informasi merek lainnya. Sebuah asosiasi dengan merek tertentu tidak hanya
bergantung pada kekuatan asosiasi itu sendiri, tetapi juga pada relevansi pribadi
dan konsistensi penyampaian informasi dari waktu ke waktu. - Favourable of brand association: Dengan meyakinkan pelanggan bahwa merek
memiliki fitur dan manfaat yang memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka,
pemasar menciptakan asosiasi merek yang menguntungkan. Pelanggan tidak
menganggap semua asosiasi merek sama pentingnya, tidak memandang mereka
secara positif, dan tidak mengkritik mereka dengan cara yang sama ketika
mereka membeli atau menggunakan barang apa pun. - Uniqueness of brand association: Sebuah merek memiliki fitur khusus atau
keuntungan jangka panjang yang mendorong konsumen untuk membelinya.
Dengan membandingkannya dengan pesaing atau memperhatikan secara tidak
langsung, pemasar dapat menjelaskan perbedaan khusus ini. Afiliasi dapat
didasarkan pada apakah kinerja terkait dengan atribut atau keuntungan.
