Menurut Lucas & Britt dalam (Amelia & Hidayatullah, 2020) terdapat indikator
terkandung dalam niat beli, antara lain:
- Minat (Interest), yakni suatu tindakan yang menunjukkan perasaan senang dan
tertarik terhadap suatu produk - Keinginan (Desire), yang merupakan suatu tindakan yang menunjukkan adanya
dorongan atau motivasi ingin memiliki - Keyakinan (Conviction), yakni suatu tindakan yang menunjukkan adanya rasa
percaya diri dan percaya pada kualitas, manfaat, serta keunggulan dari produk,
maka menghasilkan kepastian dalam membeli produk.
Sedangkan menurut Ferdinand dalam (Lay, 2019), indikator-indikator yang dimiliki
dalam variabel minat beli adalah: - Transaksional, yang merupakan kecenderungan pembelian produk atau jasa
yang dilakukan oleh konsumen yang memang mereka inginkan. - Referensial, yang merupakan kecenderungan konsumen untuk menyebarkan
rekomendasi produk atau jasa yang mereka suka berdasarkan pengetahuannya. - Eksploratif, yang merupakan kecenderungan konsumen untuk melakukan
kegiatan untuk memperoleh informasi positif yang mereka inginkan untuk
meningkatkan minat beli mereka.
Dalam bukunya, (Gama & Astiti, 2020) menyampaikan beberapa indikator untuk
mengidentifikasi minat beli, antara lain: - Minat Eksploratif, merupakan gambaran dari minat seseorang untuk melakukan
eksplorasi guna mendapatkan informasi tentang produk yang diminati dan sifatsifat positif dari produk tersebut. - Minat Transaksional, dapat diartikan sebagai gambaran dari kecenderungan
seseorang untuk membeli sebuah produk atau jasa. - Minat Referensial, merupakan gambaran minat seseorang untuk memberikan
rekomendasi sebuah produk atau jasa kepada orang lain. - Minat Preferensial, merupakan gambaran minat seseorang yang memiliki
produk prioritas utama. Prioritas tersebut dapat tergantikan apabila terjadi
sesuatu pada produk.
