Menurut Indratama dan Artanti (2014), citra merek dapat dilihat melalui
beberapa aspek-aspek atau indikator khususnya sebagai berikut :
a. Kekuatan (strength)
Strength atau kekuatan mengarah pada berbagai keunggulan-keunggulan
yang dimiliki brand bersangkutan yang bersifat fisik, dan tidak ditemukan
pada brand lainnya. Keunggulan sehingga bisa dianggap sebagai sebuah
kelebihan dibandingkan brand lainnya. Termasuk pada kelompok strength
ini antara lain :
- Penampilan fisik produk
- Keberfungsian semua fasilitas dari produk
- Harga produk
- Penampilan fasilitas pendukung dari produk bersangkutan
Strength adalah kekuatan asosiasi brand tergantung pada bagaimana
informasi masuk ke dalam ingatan konsumen dan bagaimana proses
bertahan sebagai bagian dari brand image.
b. Keunikan (uniqueness)
Uniqueness atau keunikan adalah kemampuan untuk membedakan sebuah
brand diantara brand-brand lainnya. Kesan unik ini muncul dari atribut
produk, kesan unik berarti terdapat diferensiasi antara produk satu dengan
produk lainnya. Termasuk dalam kelompok unik ini antara lain : - Variasi layanan
- Harga
- Diferensiasi
c. Kesukaan (favourable)
Favourable atau kesukaan mengarah pada kemampuan brand tersebut untuk
mudah diingat oleh pelanggan. Termasuk dalam kelompok favourable ini
antara lain : - Kemudahan brand produk untuk diucapkan
- Kemampuan brand untuk tetap diingat pelanggan
- Kesesuaian antara kesan brand di benak pelanggan dengan image yang
diinginkan Perusahaan
