Harga


Harga merupakan bagian penting dari bauran pemasaran karena dapat
menghasilkan pendapatan melalui penjualan (Tajudinnur & Ferdian, 2022).
Harga adalah jumah uang yang diperlukan untuk memperoleh barang, jasa, atau
keduanya dan merupakan elemen pemasaran yang menghasilkan pendapatan
penjualan, sedangkan elemen lainnya hanya menyangkut biaya (Nur et al.,
2022). Harga yang ditetapkan oleh perusahaan juga dapat meningkatkan minat
beli konsumen karena konsumen selalu mempertimbangkan kualitas dan
performa produk atau jasa dibandingkan dengan harga yang mereka bayar.
Konsumen ingin memastikan bahwa harga sepadan dengan kualitas produk dan
memberikan keuntungan sosial yang diharapkan dari pembelian tersebut
(Tarmizi, 2022). Harga yang sesuai dengan nilai produk dapat meningkatkan
kepuasan konsumen sehingga timbulnya niat dalam membeli dan pada akhirnya
tercipta pembelian yang berulang kali. Harga juga menjadi penentu dalam
bagaimana konsumen menilai apakah harga suatu produk sebanding dengan
manfaat yang diperoleh dan seberapa sesuai dengan anggaran mereka.
Menurut Adira et al., (2022) terdapat indikator yang digunakan untuk
mengukur variabel harga, yaitu :
1) Keterjangkaun harga
Sejauh mana harga produk dianggap terjangkau oleh konsumen, terutama
dalam kaitannya dengan pendapatan atau nilai suatu produk.
2) Kesesuaian harga dengan kualitas produk
Sejauh mana harga produk sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Harga
yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dibandingkan dengan kualitas produk
dapat memengaruhi persepsi konsumen.
3) Daya saing harga
Sejauh mana harga produk bersaing dengan produk sejenis di pasaran. Harga
yang bersaing dapat memengaruhi daya tarik produk bagi konsumen.
4) Konsistensi harga dengan manfaat produk
Sejauh mana harga produk sebanding dengan manfaat atau nilai yang
diberikan kepada konsumen. Harga yang tidak sebanding dengan manfaat
produk dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen.