Experiential marketing berasal dari dua kata yaitu
experience dan marketing. Experience merupakan peristiwapristiwa seseorang yang terjadi dikarenakan adanya stimulus
tertentu misalnya diberikan oleh pihak pemasar sebelum maupun
sesudah membeli suatu barang atau jasa (Shmitt, 1999). Lalu
pengertian dari marketing sendiri adalah proses sebuah prusahaan
menciptakan nilai untuk pelanggan dengan tujuan untuk
melengkapi nilai dari pelanggan sebagai imbalannya (Kotler &
Amstrong, 2008).
Experiential marketing merupakan sebuah pendekatan guna
memberikan sebuah sesuatu yang lebih dari informasi mengenai
sebuah produk dan jasa. Pengalaman konsomen dalam
mengonsumsi barang dan jasa erat kaitannya dengan kosep
Experiential marketing. Menurut Schmitt (1999) experiential
marketing merupakan sebuah upaya yang digunakan oleh
perusahaan atau pemasar, guna mengemas barang atau produk
sehingga mampu menawawarkan pengalaman emosi hingga dapat
menyentuh hati dan perasaan konsumen. Sedangkan menurut
Handi Chandra (2008,166) Experiential Marketing merupakan
salah satu strategi pemasaran yang dikemas dalam bentuk kegiatan,
sehingga dapat memberikan sebuah pengalaman yang dapat
membekas dihati konsumen. Menurut Kertajaya & Hermawan
(2010) experiential marketing adalah suatu strategi pemasaran
yang bermanfaat untuk membentuk pelanggan yang loyal
dikarenakan timbulnya pengalaman positif yang di rasakan
konsumen. Konsep experiential marketing sendiri mencoba untuk
mengeliminasi keunggulan fitur dan benefit, karena kebanyakan
konsumen tidak lagi membeli produk belaka, namun sebuah
pengalaman yang diharapkan dapat tercipta setelah memakai atau
mengonsumsi produk atau jasa tersebut (Indriani, 2019). Pada
experiential marketing, merek suatu produk bukan hanya sebagai
pengenal atau tanda suatu prusahaan saja, namun lebih sebagai
memberi pengalaman positif pada konsumen sehingga dapat
menimbulkan kepuasan pada konsumen terhadap bahan usaha atau
merek tersebut. Berdasarkan pendapat di atas maka Experiential
Marketing adalah suatu konsep pemasaran yang menekannkan
kinerja produk dan jasa yang memberikan pengalaman positif, unik
dan mengesankan kepada konsumen dan juga menyentuh hati dan
perasaan para konsumen. Sehingga mau menggunaan produk dan
jasa perusahaan kembali.
