Selain dipengaruhi kepuasan konsumen, word of
mouth juga dapat dipengaruhi oleh experiential marketing,
karena pengalaman yang diperoleh atau dirasakan pelanggan
dari pengalaman mencoba suatu jasa. maka akan menjadi
sumber word of mouth itu sendiri, baik word of mouth positif
maupun negatif, tergantung kesan yang dirasakan pelanggan
terhadap suatu jasa. Hal ini sesuai dengan penelitian
Mismiwati (2016 : Vol. 2) yang menyatakan bahwa
experiential marketing berpengaruh positif terhadap word of
mouth.
