Perilaku Konsumen


Menurut Solomon dalam (Sangadji & Sopiah., 2013) Perilaku
konsumen merupakan suatu tindakan konsumen dalam memilih, membeli dan
memakai produk atau jasa dengan tujuan memuaskan kebutuhan atas
keinginannya. (Peter & Olson, 2014) American Marketing Asosiation
mengutarakan bahwa perilaku konsumen (Consumen Behavior) didefinikan
sebagai dinamis interaksi antara kesadaran dan aspek-aspek pertukaran dalam
kehidupan mereka. Definisi diatas terdapat tiga ide penting yaitu perilaku
konsumen dinamis, tetang melibatkan interaksi antara kesadaran, perilaku,
dan kejadian sekitar, dan mengenai yang melibatkan pertukaran, dijelaskan
sebagi berikut :

Perilaku konsumen yang melibatkan pertukaran maksudnya adalah
pertukaran antara individu dimana konsumen tetap terpaku sesuai
pernyataan pemasaran yang sejauh ini menekankan tentang pertukaran.
Tujuan memahami perilaku konsumen sangatlah penting, dikarenakan untuk
mengetahui dan mencari informasi tentang karakteristik, harapan, keinginan
dan kebutuhan konsumen akan suatu produk yang akan di gunakan.
Terdapatnya informasi tersebut akan menjadi pedoman bagi pengusaha
dengan harapan dapat membuat strategi pemasaran yang dapat memberikan
kualitas suatu produk maupun jasa yang sesuai keinginan konsumen.

Perilaku konsumen yang dinamis dapat diartikan sebagai seorang
konsumen beserta masyarakat yang luas terus bergerak dan berubah
sepanjang waktu sehingga tidak memberikan hasil yang sama

Perilaku konsumen melibatkan interaksi antara kesadaran, perilaku, dan
kejadian sekitar yang dimaksud adalah bahwa cara memahami konsumen
dengan menumbuhkan strategi pemasaran yang pas dan harus memahami
konsumen terhadap apa yang dipikirkan, dan mereka rasakan, selain itu
tetang kejadian sekitar akan mempengaruhi terhadap pemikiran, lalu
yang dirasakan, terhadap konsumen.