Davis, (2010:14-15), menyatakan persepsi kemudahan penggunaan
(perceived ease of use) didefinisikan sebagai tingkat harapan terhadap tingkat
usaha yang harus dikeluarkan untuk menggunakan sesuatu. Adapun indikator-
indikator dari persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use). Davis
(2015) menyatakan sebagai berikut: mudah dipelajari (easy to learn), dapat
dikontrol (controllable), jelas dan dapat dipahami (clear and understandable),
fleksibel (flexible), mudah untuk menjadi terampil/mahir (easy to become skillful)
dan mudah digunakan (easy to use). Ketika seseorang semakin meyakini bahwa
teknologi dapat digunakan dengan mudah atau dengan usaha yang minim, maka
minat orang tersebut untuk menggunakan teknologi juga akan semakin meningkat.
Selain minat penggunaan, persepsi orang tersebut mengenai kebermanfaatan
teknologi juga akan menjadi semakin baik.
