Karakteristik Pelayanan

  1. Tidak Berwujud (Service Intangibility)
    Pelayanan publik tidak dapat dilihat, disentuh, didengar, atau
    dicium sebelum jasa tersebut digunakan. Hubungan antara
    pelayanan jasa dan penyedianya dapat dianalogikan dengan produk
    fisik yang diproduksi, disimpan, dijual, dan kemudian dikonsumsi.
    Dalam konteks jasa, layanan dijual terlebih dahulu, kemudian
    diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan.
  2. Keterikatan Jasa Pelayanan dan Penyedia Jasa Tidak
    Dipisahkan (Service Inseparability)
    Jasa tidak dapat dipisahkan dari penyedia layanan yang
    menyediakannya. Penyedia jasa dapat berupa individu maupun
    mesin yang menjalankan layanan tersebut.
  3. Variabilitas Pelayanan (Service Variability)
    Kualitas pelayanan bergantung pada siapa yang memberikan
    layanan, kapan, di mana, serta bagaimana pelayanan tersebut
    disampaikan. Faktor ini menyebabkan kualitas jasa dapat
    bervariasi.
  4. Tidak Dapat Disimpan (Service Perishability)
    Layanan tidak dapat disimpan untuk dipakai ulang atau
    diperjual belikan di waktu mendatang. Begitu layanan diberikan,
    layanan tersebut langsung digunakan dan habis.