Dimensi-Dimensi Kualitas Pelayanan


Untuk mengetahui kualitas pelayanan dapat diketahui dengan
membandingkan persepsi pelanggan atas layanan yang diterima
dengan layanan sesungguhnya mereka harapkan (Handayani, 2019).
Menurut Parasuraman, Zeithaml, dan Berry terdapat beberapa dimensi
kualitas pelayanan (Parasuraman et al., 2008), yaitu:

  1. Bukti fisik atau berwujud (Tangibles)
    Fasilitas fisik, peralatan, dan penampilan personel. Mengacu
    pada kemampuan perusahaan dalam menampilkan eksistensi serta
    layanannya kepada pelanggan. Kualitas pelayanan ini dapat
    terlihat secara langsung dan dirasakan oleh konsumen, seperti
    aspek fisik perusahaan yang meliputi kebersihan dan kerapian.
  2. Keandalan (Reliability)
    Kemampuan untuk melaksanakan layanan yang dijanjikan
    secara dapat diandalkan dan akurat. Mengacu pada kemampuan
    perusahaan dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan
    janji yang telah disampaikan sejak awal, secara akurat dan
    memuaskan pelanggan. Dimensi ini berkaitan erat dengan harapan
    konsumen terhadap layanan yang diterima.
  3. Daya tanggap atau ketanggapan (Responsiveness)
    Kesediaan untuk membantu pelanggan dan memberikan
    layanan dengan cepat. Menunjukkan kesanggupan perusahaan
    dalam memberikan layanan serta membantu pelanggan dengan
    cepat dan sigap.
  4. Jaminan (Assurance)
    Pengetahuan dan kesopanan karyawan serta kemampuan
    mereka untuk menumbuhkan kepercayaan dan keyakinan.
    Menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memberikan rasa
    aman serta membangun kepercayaan pelanggan terhadap risiko
    atau potensi bahaya yang mungkin terjadi.
  5. Empati (Empathy)
    Perhatian yang penuh kepedulian dan bersifat individual yang
    diberikan perusahaan kepada pelanggannya. Merujuk pada
    kemampuan perusahaan dalam memberikan kenyamanan dalam
    berinteraksi dan membangun hubungan yang bersifat lebih
    personal dengan pelanggan atau konsumen.