Indikator Kepuasan Konsumen


Menurut Tjiptono (2017:453) ndikator kepuasan konsumen terdiri dari:

  1. Kesusaian harapan, yaitu merupakan tingkat kesesuaian antara kinerja
    produk atau jasa yag diharapkan oleh konsumen dengan yang dirasakan
    oleh konsumen.
  2. Minat berkunjung kembali, yaitu merupakan ketersediaan konsumen utuk
    berkunjung kembali atau melakukan pembelian ulang terhadap produk
    atau jasa terkait.
  3. Ketersediaan merekomendasikan, yaitu merupakan ketersediaan konsumen
    untuk merekomendasikan produk atau jasa yang telah dirasakannya
    kepada teman atau keluarga.
    Dalam mengevaluasi kepuasan konsumen kepada industri jasa atau
    pelayanan terdapat beberapa atribut yang dapat dijakdikan tolak ukur, Ada empat
    indikator kepuasan konsumen tersebut adalah (Tjiptono, 2017:453-454):
  4. Kepuasan konsumen keseluruhan. Dimana konsumen langsung ditanya
    seberapa puas dengan produk atau jasa. Kepuasan diukur berdasarkan
    produk atau jasa perusahaan bersangkutan dan membandingkan dengan
    tingkat kepuasan keseluruhan terhadap produk atau jasa lain.
  5. Konfirmasi harapan. Kepuasan tidak diukur langsung namun disimpulkan
    berdasarkan kesesuaian/ketidaksesuaian antara harapan konsumen dengan
    kinerja aktual produk pada sejumlah atribut atau dimensi penting.
  6. Ketersediaan untuk merekomendasi. Dalam kasus produk yang pembelian
    ulangnya relatif lama atau bukan hanya terjadi satu kali pembelian,
    terdapat ketersediaan konsumen untuk merekomendasikan produk kepada
    teman atau keluarga karena adanya kepercayaan kepada produk terlebih
    dahulu setelah menggunakannya secara pribadi terlebih dahulu.
  7. Minat pembelian ulang. Kepuasan konsumen yang diukur berdasarkan
    prilaku dengan jalan menanyakan konsumen apakah akan berbelanja
    produk barang yang perusahaan jual lagi.