Sistem Manajemen Mutu


Sistem Manajemen Mutu (SMM) merupakan sistem yang bertujuan untuk
membantu perusahaan dalam peningkatan kepuasan pelanggan dan perbaikan
secara berkelanjutan. SMM adalah kemampuan perusahaan dalam menjaga kualitas
jasa atau barang yang dihasilkan perusahaan (Aslami, 2020). Menurut Dale (2003)
SMM harus mencakup dan menjelaskan semua aspek operasi organisasi, mulai dari
mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan atau persyaratan pelanggan hingga
merancang, merencanakan, instalasi, dan service. Tujuan dari sistem manajemen
kualitas sendiri adalah untuk menetapkan standar untuk memastikan dalam setiap
kali proses akan menggunakan informasi, metode, keterampilan dan kontrol yang
sama dan diterapkan secara konsisten (Dale, 2003). Dengan cara ini akan dapat
membantu menentukan persyaratan yang jelas, mengomunikasikan kebijakan dan
prosedur, memantau bagaimana kerja dilakukan dan meningkatkan kerja sama tim.
Standarisasi sistem manajemen mutu menjadi dasar dalam peningkatan
kualitas, efisiensi produksi, kelancaran transaksi jual beli, dan dapat mewujudkan
persaingan sehat antar perusahaan sejenis (Efansyah dan Nugraha, 2019). Salah
satu Lembaga yang berperan dalam standarisasi sistem mutu adalah The
International Organization for Standardization. Standar yang ditentukan oleh ISO
9001:2015 bukan berupa teknis pelaksanaan, akan tetapi berisikan persyaratan yang
harus dipenuhi perusahaan. Adanya ISO 9001:2015 akan mengarahkan pada
produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.