Menurut Kotler dan Keller (2016:164), ada beberapa diferensiasi produk yang harus
diperhatikan oleh setiap produsen untuk mengejar kepuasan pelanggan, antara lain:
- Form (Bentuk)
Form mengacu pada ukuran, bentuk, atau struktur fisik suatu produk. Sebagai
contoh, aspiran dapat dibedakan berdasarkan ukuran dosis, bentuk, warna,
pelapisan, atau waktu tindakan. - Features (Fitur)
Sebagian besar produk dapat ditawarkan dengan berbagai fitur yang dilengkapi
dengan fungsi dasar mereka. Perusahan dapat mengindentifikasi dan memili fitur
baru dengan menaklukan survey terhadap pembeli baru dan kemudian mengitung
nilai pelangggan beserta biaya perusahaan untuk fitur potensial. Pemasar harus
mempertimbangkan berapa banyak yang menginginkan setiap fitur, berapa lama
waktu yang dibutuhkan untuk memperkenalkan itu, dan apakah pesaing dapat
dengan mudah menyalinya. - Performance Quality (Kualitas Kinerja)
Kualitas kinerja adalah tingkat dimana karakteristik utama produk bereporasi.
Perusahaan harus merancang tingkat kinerja yang sesuai dengan target pasar dan
persaingan mengelolah kinerja kulitas melalui waktu. - Conformance Quality (Kesesuaian Kualitas)
Pembeli mengharapkan kesesuaian yang tinggi, sejauh mana semua unit yang
diproduksi indentik dan memenuhi spesifikasi yang dijanjikan. Produk dengan
kesesuaian kualitas yang rendah akan mengecewakan beberapa pemnbeli. - Durability (Daya Tahan)
Durability adalah ukuran umur operasi produk yang diharpkan di bawah kondisi
alami atau kerusakan, durability merupakan atribut yang berharga untuk ketahanan
produk. Harga ekstra untuk daya tahan produk seharusnya tidak terlalu mahal, dan
produk tidak boleh tertinggal oleh perkembangan teknologi yang cepat. - Reliability (Perkenalan)
Pembeli biasanya akan membayar premi untuk kendala khusus pada suatu produk
sebagai ukuran probabilitas bahwa suatu produk tersebut tidak akan mengalami
kegagalan fungsi atau gagal dalam periode yang ditentukan. - repairability (Kemudahan Perbaikan)
Repairability mengukur kemudahan dalam memperbaiki produk ketika produk
gagal berfungsi. Perbaikan yang ideal akan ada jika penggunadapat memperbaiki
produk sendiri dengan sedikit biaya dan waktu. - Style (Gaya)
Style menggabarkan tampilan dan nuansa produk kepada pembeli dan menciptakan
ciri khas yang sulit untuk ditiru, walaupun style yang kuat tidak berarti kinerja
tinggi. Style memainkan peran penting dalam pemasaran pada banyak merek,
seperti table Apple. - Customzation (Kustomisasi)
Produk custom dan pemasaran yang disesuaikan memungkinkan perusahaan untuk
menjadi sangat relevan dan berbeda dibandingkan yang lain dengan mencari tahu
persis apa yang diinginkan seseorang dan mewujudkannya. Produk custom
contohnya seperti M &M dengan pesanan khusus den mantel Burberry kain dan
aksesori pilihan pelanggan.
