Dimensi Produk


Menurut Kotler dan Keller (2016:164), ada beberapa diferensiasi produk yang harus
diperhatikan oleh setiap produsen untuk mengejar kepuasan pelanggan, antara lain:

  1. Form (Bentuk)
    Form mengacu pada ukuran, bentuk, atau struktur fisik suatu produk. Sebagai
    contoh, aspiran dapat dibedakan berdasarkan ukuran dosis, bentuk, warna,
    pelapisan, atau waktu tindakan.
  2. Features (Fitur)
    Sebagian besar produk dapat ditawarkan dengan berbagai fitur yang dilengkapi
    dengan fungsi dasar mereka. Perusahan dapat mengindentifikasi dan memili fitur
    baru dengan menaklukan survey terhadap pembeli baru dan kemudian mengitung
    nilai pelangggan beserta biaya perusahaan untuk fitur potensial. Pemasar harus
    mempertimbangkan berapa banyak yang menginginkan setiap fitur, berapa lama
    waktu yang dibutuhkan untuk memperkenalkan itu, dan apakah pesaing dapat
    dengan mudah menyalinya.
  3. Performance Quality (Kualitas Kinerja)
    Kualitas kinerja adalah tingkat dimana karakteristik utama produk bereporasi.
    Perusahaan harus merancang tingkat kinerja yang sesuai dengan target pasar dan
    persaingan mengelolah kinerja kulitas melalui waktu.
  4. Conformance Quality (Kesesuaian Kualitas)
    Pembeli mengharapkan kesesuaian yang tinggi, sejauh mana semua unit yang
    diproduksi indentik dan memenuhi spesifikasi yang dijanjikan. Produk dengan
    kesesuaian kualitas yang rendah akan mengecewakan beberapa pemnbeli.
  5. Durability (Daya Tahan)
    Durability adalah ukuran umur operasi produk yang diharpkan di bawah kondisi
    alami atau kerusakan, durability merupakan atribut yang berharga untuk ketahanan
    produk. Harga ekstra untuk daya tahan produk seharusnya tidak terlalu mahal, dan
    produk tidak boleh tertinggal oleh perkembangan teknologi yang cepat.
  6. Reliability (Perkenalan)
    Pembeli biasanya akan membayar premi untuk kendala khusus pada suatu produk
    sebagai ukuran probabilitas bahwa suatu produk tersebut tidak akan mengalami
    kegagalan fungsi atau gagal dalam periode yang ditentukan.
  7. repairability (Kemudahan Perbaikan)
    Repairability mengukur kemudahan dalam memperbaiki produk ketika produk
    gagal berfungsi. Perbaikan yang ideal akan ada jika penggunadapat memperbaiki
    produk sendiri dengan sedikit biaya dan waktu.
  8. Style (Gaya)
    Style menggabarkan tampilan dan nuansa produk kepada pembeli dan menciptakan
    ciri khas yang sulit untuk ditiru, walaupun style yang kuat tidak berarti kinerja
    tinggi. Style memainkan peran penting dalam pemasaran pada banyak merek,
    seperti table Apple.
  9. Customzation (Kustomisasi)
    Produk custom dan pemasaran yang disesuaikan memungkinkan perusahaan untuk
    menjadi sangat relevan dan berbeda dibandingkan yang lain dengan mencari tahu
    persis apa yang diinginkan seseorang dan mewujudkannya. Produk custom
    contohnya seperti M &M dengan pesanan khusus den mantel Burberry kain dan
    aksesori pilihan pelanggan.