Tjiptono (2012:112) Brand Image yakni deskripsi tentang asosiasi
dan keyakinan Pelanggan terhadap merek tertentu. Sejumlah Teknik
kuantitatif dan kualitatif telah dikembangkan untuk membentuk,
mengungkapkan persepsi dan asosiasi Pelanggan terhadap sebuah merek
tertentu, diantaranya multidimensional scaling, projection tehniques, dan
sebagainya.
Kotler dan Armstrong (Kotler & Armstrong, 2014, p. 233)
menyatakan bahwa brand image adalah “The set of belief held about a
particular brand is known as brand image” yang artinya adalah
sekumpulan keyakinan terhadap suatu merek disebut Citra Merek atau
Brand Image.
Sunyoto, dalam (Wijaya, 2013, p. 107) menyatakan bahwa brand
image adalah “nilai tambah yang diberikan pada sebuah produk dan jasa”
Brand Image berdasarkan perspektif Pelanggan adalah pengenalan
Pelanggan atas merek tersebut dan menyimpannya dalam memori merek
yang mendukung, kuat, dan unik.
Darmadi Durianto (2004:4) dalam (Djan & Burhanudin, 2018)
mengatakan merek merupakan suatu nama, istilah, tanda, symbol, warna,
gerak dan atau kombinasinya yang menjad identitas suatu produk serta
memiliki makna teretentu sehingga dapat membedakan suatu produk satu
dengan produk yang lainnya. Selain itu merek merupakan segala kesan
yang muncul pada benak seseorang yang terkait dengan ingatannya
mengenai suatu merek.
