Menurut Priansa (2017) menyatakan bahwa manajemen pemasaran
merupakan ilmu dan seni dalam menjalankan fungsi manajemen yang terdiri dari
kegiatan perencanaan hingga pengendalian dalam rangka menyampaikan produk
serta nilai yang terkandung didalamnya dari pihak produsen hingga sampai ke
konsumen. Menurut Tjiptono (2015:93) menyatakan manajemen pemasaran
adalah suatu proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi seperti penentu harga,
promosi dan distribusi barang, jasa dan gagasan untuk menciptakan pertukaran
dengan kelompok sasaran yang memenuhi tujuan pelanggan dan organisasi.
Menurut Kotler (2013) menyatakan bahwa manajemen pemasaran adalah
suatu analisis, perencanaan implementasi dan pengendalian dari setiap program
yang menguntungkan dengan pembeli sebagai sasaran untuk mencapai tujuan
organisasi atau perusahaan. Menurut Kotler & Keller (2012:78) menyatakan
bahwa manajemen pemasaran adalah penganalisaan, pelaksanaan, dan juga
pengawasan program-program yang ditujukan untuk mengadakan pertukaran
dengan pasar yang dituju untuk mencapai tujuan organisasi. Hal ini sangat
tergantung pada pemasaran organisasi dalam memenuhi setiap kebutuhan dan
keinginan pasar serta menentukan harga, mengadakan komunikasi dan distribusi
yang efektif untuk memberitahu, mendorong serta melayani pasar. Berdasarkan
definisi tersebut maka manajemen pemasaran adalah suatu proses dalam analisa,
perencanaan, pengarahan, pengendalian, pengawasan, dan pelaksanaan suatu
kegiatan yang berkaitan dengan barang atau jasa yang bertujuan untuk
menciptakan suatu kepuasan dan tujuan dari berbagai pihak yang terlibat
