Definisi Harga Diri


Harga diri sering digunakan untuk menandakan bagaimana seorang
individu mengevaluasi dirinya. Evaluasi diri ini akan memperlihatkan bagaimana
penilaian individu tentang penghargaan dirinya apakah adanya
pengakuan/penerimaan atau tidak. Menurut Santrock (1999:336) mendefinisikan
harga diri sebagai dimensi evaluatif yang menyeluruh dari diri atau sering disebut
dengan rasa percaya diri, harga diri atau gambaran diri.
Menurut Rosenberg (dalam Dariuzky, 1993:93), harga diri adalah suatu
sikap positif atau negatif terhadap suatu objek khusus yaitu diri. Harga diri ini
secara sederhana menyatakan secara tidak langsung bahwa individu yang
bersangkutan adalah seseorang yang berharga, menghargai dirinya sendiri
terhadap keadaan dia sekarang (Burns, 1998). Lalu Baron & Byrne (1994:173)
mendefinisikan harga diri sebagai suatu evaluasi atau penilaian diri yang dibuat
oleh setiap individu dan atau merupakan sikap seseorang terhadap dirinya sendiri
dalam rentang positif-negatif.
Jerald G. Bachman (1997), mendefinisikan harga diri sebagai personal
judgement mengenai perasaan berharga atau berarti yang diekspresikan dalam
sikap-sikap individu terhadap dirinya. Sedangkan Fey & Carlock (Coopersmith,
1967) mengatakan bahwa harga diri merupakan komponen evaluatif dan afektif
dari konsep diri yang melibatkan penilaian positif, netral, ataupun ambigu yang
dibuat individu mengenai dirinya.
Coopersmith (1967:5) mendefinisikan harga diri sebagai berikut :
Self-esteem refer to the evaluation which the individual makes and
customarily maintains with regard to himself : it express an
attitude of approval or disapproval, and indicates the extent to
which the individual believes himself to be a capable, significant,
successful, and worthy. In short, self-esteem in a personal
judgement of worthiness that is expressed in the attitude the
individual holds toward himself