Gaya kepemimpinan merupakan upaya menggerakkan dan
memotivasi para pengikutnya agar melakukan tindakan yang mengarah
untuk mencapai tujuan suatu perusahaan atau organisasi dengan tipe
atau gaya yang dimiliki seorang pemimpin. Beberapa tipe gaya
kepemimpinan meliputi :
- Gaya Kepemimpinan Otoriter
Kepemimpinan otoriter merupakan Pimpinan yang
memnginginkan semua keinginan dan perintahnya harus dipenuhi
tanpa harus memahami kepentingan orang yang dipimpin
(Hutahaean, 2021). - Gaya Kepemimpinan Demokratis
Kepemimpinan yang dapat mewadahi semua kepentingan
orang yang dipimpin sehingga mereka merasa keinginannya dapat
terwadahi oleh pemimpinnya (Hutahaean, 2021). - Gaya Kepemimpinan Delegatif
Hasibuan (2015:172) mengungkapkan bahwa gaya
kepemimpinan delegatif merupakan gaya kemimpinan yang
tidak peduli cara bawahan mengambil keputusan dan
mengerjakan pekerjaannya, sepenuhnya diserahkan kepada
bawahan. Hal tersebut diperkuat oleh gaya kepemimpinannya
yang cenderung kurang peduli terhadap proses yang dilakukan
bawahan dalam mendelegasikan tugas dan tanggung jawab yang
telah diberikan. - Gaya Kepemimpinan Transformasional
(S. P. Robbins & Timothy A. Judge, 2015) mengatakan
bahwa “pemimpin transformasional adalah pemimpin yang
menginspirasi para pengikutnya untuk melampaui kepentingan diri
mereka sendiri dan yang mampu memiliki pengaruh yang mendalam
dan luar biasa terhadap para pengikutnya.” - Gaya Kepemimpinan Transaksional.
Menurut (Bass & Avolio, 1994) “Gaya kepemimpinan
transaksional merupakan gaya kepemimpinan dimana pemimpin
diharapkan mampu menyesuaikan dirinya sesuai dengan harapan
dari karyawan agar karyawan merasa dibutuhkan karena adanya
hubungan yang kooperatif antara keduanya.”
