Lingkungan kerja memiliki banyak pengertian menurut para ahli, seperti
yang dikemukakan oleh Nitisemito (2002;11), lingkungan kerja adalah sesuatu
yang ada disekitar para pekerja dan yang mempengaruhi dirinya dalam
menjalankan tugas-tugas yang dibebankan. Pengertian lingkungan kerja lainnya
dikemukakan oleh Sedarmayati (2001;21), menyatakan lingkungan kerja sebagai
keseluruhan alat perkakas dan bahan yang dihadapi, lingkungan sekitarnya di
mana seseorang bekerja, metode kerjanya, serta pengaturan kerjanya baik sebagai
perseorangan maupun sebagai kelompok. Sedangkan menurut Heijrachman dan
Husnan (1997:34) yang menyatakan bahwa yang dimaksud dengan pengaturan
lingkungan kerja adalah pengaturan penerangan tempat kerja, pengontrolan
terhadap suara gaduh dalam pabrik, pengontrolan terhadap udara, pengaturan
kebersihan tempat kerja, dan pengaturan tentang keamanan kerja.
Perhatian terhadap lingkungan manajemen penting karena tiap elemen
lingkungan mempengaruhi baik langsung atau tidak langsung terhadap kegiatan-
kegiatan manajerial. Tetapi, tidak semua lingkungan sama dan tidak semua
organisasi memiliki lingkungan yang sama, sementara organisasi tidak
mempunyai informasi yang cukup tentang keadaan lingkungannya. Mereka
berbeda dalam hal karakteristik lingkungan, yaitu satu kondisi dalam mana
pengaruh keadaan lingkungan masa datang suatu organisasi tidak dapat secara
akurat dinilai dan diprediksi (Silalahi,2013:131).
