Indikator Work-Life Balance


Adapun indikator Work-Life Balance yaitu :

  1. Time Balance (Keseimbangan Waktu)
    Keseimbangan waktu ini merujuk pada keseimbangan antara
    waktu yang dihabiskan untuk pekerjaan dan waktu yang dihabiskan
    untuk kehidupan pribadi dan keluarga. Hal ini berarti seseorang atau
    karyawan mampu mengalokasikan waktu yang memadai untuk
    kehidupannya.
  2. Involment Balance (Keseimbangan Keterlibatan)
    Keseimbangan keterlibatan mengacu pada tingkat keterlibatan
    psikologis atau komitmen seseorang dalam pekerjaan dan kehidupan
    pribadinya. Ini mencakup bagaimana seseorang dapat mengelola stress
    dan keterlibatan emosional dalam kedua aspek tersebut. Keseimbangan
    ini penting supaya seseorang atau karyawan tidak terlalu terlibat dalam
    pekerjaan sehingga keluarganya dan kehidupan pribadinya diabaikan
    ataupun sebaliknya.
  3. Satisfaction Balance (Keseimbangan Kepuasan)
    Keseimbangan kepuasan merujuk pada tingkat kepuasan yang
    dirasakan sesorang atau karyawan dalam pekerjaan dan kehidupan
    pribadinya. Keseimbangan ini membantu memastikan bahwa seseorang
    merasa terpenuhi dalam keterlibatannya di tempat kerja dan kehidupan
    pribadinya