Afandi (2020) ada lima faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja,
yaitu sebagai berikut:
1) Pemenuhan kebutuhan (Need fulfillment) Kepuasan ditentukan oleh
tingkatan karakteristik pekerjaan memberikan kesempatan pada individu
untuk memenuhi kebutuhannya.
2) Perbedaan (Discrepancies) Kepuasan merupakan suatu hail memenuhi
harapan. Pemenuhan harapan mencerminkan perbedaan antara apa yang
diharapkan dan apa yang diperoleh individu dari pekerjaannya. Bila
harapan lebih besar dari apa yang diterima, orang akan tidak puas.
Sebaliknya individu akan puas bila menerima manfaat diatas harapan.
3) Pencapaian nilai (Value attainment) Kepuasan merupakan hail dari
persepsi pekerjaan memberikan pemenuhan nilai kerja individual yang
penting.
4) Keadilan (Equity) Kepuasan merupakan fungi dari seberapa adil individu
diperlakukan di tempat kerja
5) Budaya Organisasi (Organization Culture). Dalam sebuah organisasi
yang terjalin budaya kerja yang baik dan harmonis maka pegawai akan
merasa puas bekerja dan berupaya bekerja dengan baik
