Organisasi memandang kinerja adalah indikator penting hingga
dibutuhkan cara untuk dapat meningkatkan kinerja karyawan. Kinerja
karyawan dapat ditentukan saat karyawan memutuskan untuk tetap diposisi
kerja di organisasi sekarang atau pindah keorganisasi lain. Menurut Radzi
(2009), karyawan yang memiliki pencapaian pemberdayaan yang tinggi
mempunyai rasa loyalitas yang tinggi terhadap organisasi dan bersedia
menerima sebuah tugas tambahan jika ditugaskan oleh atasan. Bowen dan
Lawler (1992, dalam Radzi (2009), manfaat pemberdayaan ialah bahwa
karyawan akan merasa nyaman untuk diri sendiri dan loyal terhadap
pekerjaan mereka pada organisasi yang mereka tempati.
Pemberdayaan menunjukkan suatu keuntungan penting bagi
organisasi dan karyawaan. Pemberdayaan karyawan mempunyai manfaat
misalnya menumbuhkan rasa kepatuhan dan rasa pembentukkan
membangun pada organisasi dan juga mampu memenuhi kebutuhan dasar
dari karyawan seperti penerimaan dan kepemilikan pada setiap karyawan.
Pemberdayaan pada karyawan dapat menghasilkan dan mengembangkan
kepercayaan, komunikasi timbal balik antara sesama karyawan dan juga
organisasi. Loyalitas karyawan secara positif dipengaruhi oleh
pemberdayaan yang dianggap sebagai aktivitas mendasar kepada
kepercayaan yang mana dapat mempengaruhi loyalitas seorang karyawan
secara emosional dan sosial (Ignore, 2009 dalam Alhawamdeh dan Al-
edenat, 2018).
