Gibson (1996) Di tahun-tahun terakhir ini, banyak organisasi
yang merasa semakin sulit untuk mendapatkan kesetiaan dan keikatan
dari para manajernya. Untuk berbagai alasan yang jelas, organisasi
menilai kesetiaan dan keikatan para karyawan: karywan semaca itu
bekerja lebih keras dan mencapai sukses lebih besar daripada mereka
yang tidak setia dan tidak punya ikatan. Akan tetapi, organisasi tidak
bergantung semata-mata pada kesetiaan; ia harus mensosialisasikan
karyawan baru sehingga mereka setia. Proses sosialisasi yang
mendukung dan mengghargai kesetiaan dapat terwujud dala banyak
bentuk dan encakup berbagai praktiskus khusus organisasi.
Salah satu bentuk sosialisasi yang sangat efektif melibatkan
empat unsur pokok :
- Organisasi mendorong para karyawan untuk setia dengan
memberikan imbalan. - Organisasi mempengaruhi karyawan agar tetap setia melalui
bujukan, dan bukan paksaan. - Organisasi mengalihkan para karyawan dari nilai dan tujuan
mereka menuju nilai-nilai dan tujuan organisasi. - Organisasi membentuk penampilan bahwa individu boleh
melakukan pilihan bebas pada saat pengangkatan dalamdan tetap
bekerja
