Teori Triple Bottom Line (Grand Theory)


Teori Triple Bottom Line (TBL) disampaikan oleh John Elkington bukunya
“Cannibals with Forks, the Triple Bottom Line of Twentieth Century Bussiness”
yang dipublikasi pada tahun 1997. John Elkington mengembangkan konsep Triple
Bottom Line dengan istilah economic prosperity, environmental quality dan social
justice. Teori Triple Bottom Line berbicara tentang bagaimana bisnis korporasi bisa
tumbuh secara berkelanjutan hanya ada satu pilihan, yaitu menyelaraskan kinerja
laba (profit), sumber daya manusia (people), dan kinerja lingkungan (planet) secara
berkesinambungan (Elkington, 1997). Jika sebuah perusahaan ingin
mempertahankan kelangsungan hidupnya serta ingin tetap operasionalnya berjalan,
maka perusahaan tersebut harus memperhatikan laba, sumber daya manusia, dan
lingkungan.
Setiap kebijakan yang dilakukan oleh perusahaan dan organisasi, termasuk
kebijakan dalam Manajemen SDM harus memiliki upaya dalam kelestarian
lingkungan. Salah satu konsep yang berkaitan dengan implementasi teori Triple
Bottom Line adalah Green Human Resources Management (GHRM) yang dapat
membantu meningkatkan kinerja lingkungan dari industri yang berpotensi
mencemari lingkungan (Hadjri et al., 2020). GHRM dimaksudkan untuk
meningkatkan kesadaran, pengetahuan, keterampilan, dan motivasi karyawan untuk
tujuan meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan (Ren, Jiang and Tang, 2022)