Pengaruh pengungkapan lingkungan terhadap ROE


Tujuan utama perusahaan adalah meningkatkan nilai perusahaan. Perusahaan
senantiasa akan melakukan usaha untuk mencapai mempertahankan nilai
perusahaan yaitu dengan melakukan kinerja secara maksimal. Selain kinerja
ekonomi dan sosial yang dilakukan oleh perusahaan, dewasa ini pengungkapan
lingkungan menjadi hal yang banyak mendapatkan perhatian dari publik
dikarenakan permasalahan-permasalahan berkaitan dengan lingkungan hidup yang
semakin menjadi isu global (Nuraini, 2010).
Bagi perusahaan yang berorientasi pada laba (profitable company),
melakukan pengungkapan sukarela merupakan suatu insentif untuk membedakan
diri mereka dengan perusahaan-perusahaan non profit dalam hal peningkatan
modal. Semakin banyak informasi yang diungkapkan, semakin banyak invenstor
dan calon investor potensial akan mengetahui kondisi perusahaan tersebut.
Deegan (2002) menyatakan bahwa berdasarkan teori legitimasi, setiap perusahaan
yang menjalankan bisnis akan terikat oleh kontrak sosial tak tertulis terhadap
lingkungan dimana perusahaan tersebut beroperasi. Kegagalan dalam menaati
legitimasi dalam lingkungan mereka akan mengancam performa dan
keberlangsungan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Oleh karena itu,
profitable company diharapkan dapat mengungkapkan informasi sukarela yang
lebih banyak. Salah satunya pengungkapan sukarela mengenai pengungkapan
lingkungan.
Hubungan antara pengungkapan lingkungan dan kinerja lingkungan
dengan profitabilitas perusahaan merupakan salah satu isu yang masih sering
diperdebatkan (Choi, 1998). Beberapa penelitian sebelumnya memberikan
kesimpulan yang berbeda terkait hubungan variabel-variabel tersebut.
Mutmainnah (2006) menyimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara
kinerja lingkungan dan pengungkapan lingkungan dengan economic performance.
Bowman & Haire (1976) dalam Anggraini (2006) menyatakan bahwa semakin
tinggi tingkat profitabilitas perusahaan maka semakin besar pengungkapan sosial
dan lingkungannya. Perusahaan yang telah mengungkapkan aktivitas lingkungan
dan kinerja lingkungannya akan memperoleh legitimasi di lingkungannya, dan hal
ini dianggap good news oleh para stakeholder. Dari sisi investor good news ini
akan direspon dengan meningkatnya harga saham perusahaan. Masyarakat
cenderung memilih produk yang diproduksi oleh perusahaan yang peduli terhadap
keberlangsungan lingkungan (Perdana Sari, 2012) sehingga dari sisi konsumen
good news ini akan direspon dengan meningkatnya penjualan yang tentu saja
meningkatkan laba perusahaan yang selanjutnya berpengaruh kepada peningkatan
ROE perusahaan