Menurut (22), terdapat beberapa indikator dalam workplace
spirituality, diantaranya:
- Kondisi Kelompok Spiritual : adalah suatu kondisi di tempat
kerja yang menggambarkan kerja sama kelompok yang
harmonis dan mendukung. - Kebermaknaan Pekerjaan: adalah pemhaman dan perasaan
mengenai arti dan tujuan religi dibalik pekerjaanya dan
memberikan makna religious bagi tujuan hidup karyawan. - Hakikat Diri: adalah pemahaman tentang diri yang
dipandang melalui lensa spiritual atau keagamaan. Dalam hal
ini, hakikat diri melibatkan pencarian makna dan tujuan diri
secara religious ditempat kerja. - Tanggung Jawab religious Secara Pribadi: adalah kewajiban
individu untuk mengikuti ajaran, nilai, dan praktek agama
yang dianutnya. Hal ini mencakup kesiapan individu untuk
bertanggung jawab atas tugas dan perilaku mereka secara
religious . - Menjalin Hubungan religious dengan rekan kerja dan atasan
: adalah Upaya untuk membangun dan memelihara interaksi
yang saling menghormati dan saling mendukung berdasarkan
nilai nilai dan prinsip agama.
